Kata Saya Tentang KMIK Ke-53

Usia lebih dari setengah abad ini tentu tidak lepas dari peran setiap generasi yang datang silih berganti. Tanpa perlu menutup-nutupi, kita pernah berada dalam masa kefakuman. Namun dengan semangat perjuangan yang tak pernah padam, kita mampu membangkitkan kembali nyala semangat itu hingga hari ini.

Alangkah indahnya bila setiap ide yang lahir dan setiap gerak yang dijalankan mengandung energi dari seluruh generasi yang terpancarkan menjadi kekuatan bersama. Kita sering mendengar bahwa kita adalah pemimpin hari esok, pemimpin yang harus siap menghadapi berbagai badai, termasuk guncangan politik yang kini semakin sulit ditebak dan tak karuan arahnya.

Kami memahami bahwa setiap generasi memiliki cerita indah di eranya masing-masing. Namun, alangkah bijaknya bila kita kembali memperkuat slogan yang akrab di telinga kita: “Satukan tekad, karya, dan cipta.” Menurut pandangan saya, semua itu hanya akan menjadi tulisan tanpa makna apabila setiap pemikiran yang lahir sebagai bagian dari langkah menuju cita-cita bersama terus diabaikan.

Jangan sampai kita terjebak dalam nostalgia hingga lupa pada tujuan utama dan nilai besar yang sedang kita perjuangkan, yakni visi dan arah gerak organisasi hari ini.

Tulisan ini saya buat sambil ditemani sebatang rokok, tanpa kopi. Arah saya menghadap kiblat.

 

Komentar

  1. Mantap pisann
    Satukan tekad, karya, dan cipta untuk karawang tercintaaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh: Filosofi Hidup Masyarakat Sunda

Cinta Hayam Wuruk dan Dyah Pitaloka yang Terkubur di Perang Bubat

Mengenal Aseupan sunda